Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bamsoet Jadi Ketua MPR, Raihan Golkar Pertama Kali Pasca-Reformasi

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Kamis, 03 Oktober 2019 |21:50 WIB
Bamsoet Jadi Ketua MPR, Raihan Golkar Pertama Kali Pasca-Reformasi
Bamsoet bersama Airlangga serta beberapa politikus lainnya (Foto : Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Bambang Soesatyo alias Bamsoet resmi menjadi Ketua MPR Periode 2019-2024 secara musyawarah mufakat mencakup 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD. Hal tersebut dinilai sebagai lompatan yang berarti untuk Bamsoet, yang sebelumnya menduduki kursi Ketua DPR.

Struktur resmi pimpinan MPR periode 2019-2024 pun resmi terbentuk. Di mana Ketua MPR akan diisi oleh Bambang Soesatyo dari Golkar dibantu dengan Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan dari Fraksi Partai Demokrat, Ahmad Basarah Fraksi dari PDI Perjuangan, Jazilul Fawaid dari Fraksi PKB.

Sementara Hidayat Nur Wahid dari Fraksi PKS, Zulkifli Hasan dari Fraksi PAN, Lestari Moerdijat dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra, Arsul Sani dari Fraksi PPP dan Fadel Muhammad dari unsur DPD

"Fraksi Partai Golkar terus melakukan lobi-lobi pada delapan fraksi lain dan DPD, untuk kebulatan dukungan terhadap Bamsoet. Dengan demikian, sukses Bamsoet adalah kemenangan Fraksi Partai Golkar," ujar Ketua Fraksi Partai Golkar MPR Zainuddin Amali, Kamis (3/10/2019)

Bamsoet resmi jadi Ketua MPR (Foto : Okezone.com/Harits)

Dalam kalkulasi politik, pasca reformasi, sambungnya, hal ini merupakan yang pertama kalinya Partai Golkar menjadi Ketua MPR. Untuk diketahui, setelah reformasi, kursi ketua MPR berturut-turut diduduki oleh Amien Rais (PAN/2009), Hidayat Nur Wahid (PKS/2004), Taufik Kiemas (PDIP/2009), dan terakhir Zulkifli Hasan (PAN/2014).

Baca Juga : Bamsoet Resmi Jadi Ketua MPR Periode 2019-2024

"Tidak bisa dipungkiri jika pencapaian Bamsoet ke tampuk pimpinan MPR tidak bisa dilepaskan dari kerja keras para kader Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, khususnya dari lobi-lobi yang cakap dan lihai dari DPP Partai Golkar dan Fraksi Golkar di MPR," kata Zainuddin.

Semua kader Golkar, kata Zainuddin Amali, bekerja keras di bawah pimpinan Airlangga Hartarto. Bekerja bersama agar Partai Golkar kembali diperhitungkan. "Keberhasilan Bamsoet menduduki kursi ketua MPR sulit dicapai jika Partai Golkar tidak merebut kursi terbanyak kedua di DPR pada Pileg 2019 ini," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement