Kondisi seperti saat ini pasti terjadi dimusim kemarau tahun-tahun sebelumnya. Tetapi untuk tahun 2019 ini volumenya jauh lebih banyak. Hal tersebut terjadi setelah hembusan angin kencang terjadi sepanjang hari.
Ia tidak menampik, musim kemarau kali ini benar - benar membuat repot upaya pembersihan pasir di jalanan. Merujuk data kantor UPK Parangtritis, hamparan pasir memenuhi ruas jalan sepanjang Parangkusumo. Bahkan permukaan badan jalan diselimuti pasir bertekstur halus tersebut.
“Ketebalan pasirnya diatas permukaan jalan bisa mencapai 15 cm bahkan lebih. Itu jika tidak bisa melintasi jalan berpasir bisa jatuh. Sehingga kami terus saja membersihkan pasir - pasir itu,” tukasnya.
(Rizka Diputra)