"Sejauh ini yang kita tahu pihak mereka (Tiongkok) ingin melakukan pendalaman terlebih dahulu, karena persepektifnya berbeda. Bagi mereka ini masalah rumah tangga biasa, sementara bagi kita proses dari sini (Indonesia) saja sudah terindikasi TPPO, berarti ada yang tidak beres."
"Namun karena kita melakukan banyak pertemuan, kita selalu tekankan persepsi kita juga, pandangan kita mengenai kasus (pengantin pesanan)."
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.