Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Pelantikan Presiden, Intelijen Diminta Inventarisir Potensi Ancaman Tanpa Kegaduhan

Fahreza Rizky , Jurnalis-Kamis, 10 Oktober 2019 |06:32 WIB
Jelang Pelantikan Presiden, Intelijen Diminta Inventarisir Potensi Ancaman Tanpa Kegaduhan
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (Foto: Okezone)
A
A
A

KSAD Jenderal Andika Perkasa (Foto: Puspen TNI)

Diwartakan sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono meminta intelijen melakukan deteksi dini kerawanan menjelang pelantikan presiden-wapres terpilih pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menyebut bahwa sepertiga atau 30% wilayah Indonesia berpotensi akan terjadi aksi demonstrasi menjelang pelaksanaan pelantikan Presiden Jokowi pada 20 Oktober 2019.

Andika telah memanggil seluruh Pangdam yang ada di Tanah Air. Dalam pertemuan itu, Andika dan jajarannya memetakan potensi terjadinya aksi demonstrasi tersebut. Namun, ia tak merinci lokasi mana saja yang berpotensi terjadinya aksi demonstrasi tersebut.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement