Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

MUI soal Penusukan Wiranto: Tak Ada Agama Membenarkan Kekerasan

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Sabtu, 12 Oktober 2019 |07:30 WIB
MUI soal Penusukan Wiranto: Tak Ada Agama Membenarkan Kekerasan
A
A
A

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa tidak ada satupun agama yang mengajarkan dan membenarkan tindakan kekerasan. Apalagi, membunuh pejabat negara yang sedang menjalankan tugasnya.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI, Zainut Tauhid Sa'adi menanggapi teror penyerangan disertai penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto.

"Apa pun alasannya, tindakan brutal tersebut tidak dapat ditolerir. Ajaran agama mana pun tidak membenarkan tindakan kekerasan, menebar ketakutan, mencelakai orang yang tidak berdosa apalagi membunuh pejabat negara yang sedang melaksanakan tugas," tegas Zainut kepada Okezone, Sabtu (12/10/2019).

Wiranto Ditusuk

‎Sekadar informasi, Menko Polhukam Wiranto diserang oleh dua terduga pelaku yakni FA dan Abu Rara ‎(RA) usai melakukan kunjungan di daerah Menes, Purwaraja, Pandeglang, pada Kamis, 10 Oktober 2019.

Wiranto ditusuk dibagian perut sebelah kiri dengan menggunakan senjata tajam. Tak hanya Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan ajudan Wiranto, Fuad juga terluka akibat penyerangan itu.

MUI tidak membenarkan perbuatan tersebut. Menurut Zainut, perbuatan tersebut jauh dari nilai-nilai yang diajarkan agama. "‎Tindakan tersebut adalah perbuatan yang sangat tercela dan jauh dari nilai-nilai ajaran agama," terangnya.

MUI mengutuk dan mengecam keras‎ penyerangan terhadap Wiranto. Zainut menduga bahwa masih banyak jaringan teroris di Indonesia yang harus dituntaskan oleh aparat penegak hukum.

"MUI meminta kepada kepolisian untuk mendalami perkara tersebut sehingga diketahui motif pelakunya dan mengungkap jaringannya agar dapat diberantas sampai ke akar-akarnya," katanya. (kha)

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement