nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Tewas Akibat Topan Hagibis di Jepang Diperkirakan Mencapai 35 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 09:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 14 18 2116520 korban-tewas-akibat-topan-hagibis-di-jepang-diperkirakan-mencapai-35-orang-nhzgRbLMAG.jpg Foto: AFP.

TOKYO – Puluhan ribu anggota tim penyelamat bekerja sampai Senin Subuh untuk menemukan dan mengevakuasi orang-orang yang terperangkap oleh longsor dan banjir yang dipicu oleh Topan Hagibis yang melanda Jepang pekan lalu. Laporan terbaru dari media dan pejabat berwenang menyebutkan sedikitnya 35 orang telah tewas akibat topan tersebut.

Topan Hagibis telah bergerak ke laut pada Minggu pagi, tetapi meski sebagian besar tidak menyebabkan kerusakan besar di Ibu Kota Tokyo, topan itu meninggalkan jejak kehancuran di daerah sekitarnya.

BACA JUGA: 18 Tewas Akibat Terjangan Topan Hagibis, Tidak Ada WNI Jadi Korban

Lebih dari 100.000 penyelamat, termasuk 31.000 tentara, mencari di antara puing-puing puing-puing pada Minggu malam hingga Senin untuk menjangkau orang-orang yang terperangkap setelah hujan lebat menyebabkan tanah longsor dan membuat sungai meluap hingga merusak tepiannya.

Keterangan pemerintah yang dilansir AFP menyebutkan jumlah korban jiwa 14 orang, dengan 11 orang hilang, tetapi media setempat mengatakan sedikitnya 35 orang telah tewas, dan sedikitnya 11 orang masih belum diketahui keberadaannya.

Helikopter-helikopter militer dan pemadam kebakaran mengevakuasi para penyintas dari atap dan balkon di beberapa lokasi, tetapi di Fukushima satu penyelamatan berakhir tragis ketika seorang wanita tewas setelah jatuh saat diselamatkan dengan helikopter.

Di tempat lain, petugas penyelamat melakukan operasi perahu selama berjam-jam untuk mengevakuasi ratusan orang dari rumah jompo di Kawagoe, barat laut Tokyo, yang terendam banjir hingga lantai paling atas.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berjanji pemerintah akan melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan para korban dan mengatasi efek dari topan.

BACA JUGA: Imbas Topan Hagibis, Peringatan Darurat Hujan Deras di Jepang Diperluas

Pemerintah akan melakukan yang terbaik, "kata Perdana Menteri Shinzo Abe.

"Tolong lakukan yang terbaik," katanya pada pertemuan manajemen bencana.

Hagibis menghantam pulau Honshu utama Jepang pada Sabtu malam sebagai salah satu topan paling ganas dalam beberapa tahun terakhir. Hagibis dilaporkan membawa angin dengan kecepatan hingga 216 kilometer per jam.

(DNA)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini