nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putin: Arab Saudi Minta Rusia Selidiki Serangan Terhadap Fasilitas Minyaknya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 12:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 14 18 2116594 putin-arab-saudi-minta-rusia-selidiki-serangan-terhadap-fasilitas-minyaknya-8dg3R9AAHh.jpg Fasilitas minyak Arab Saudi diserang pada September 2019. (Foto: Reuters)

RIYADH – Rusia telah setuju untuk menyelidiki serangan udara terhadap dua fasilitas minyak Arab Saudi yang terjadi pada September lalu, dan mengecam siapa pun yang berada di balik insiden itu. Hal itu disampaikan oleh Presiden Vladimir Putin dengan menekankan bahwa Rusia tidak akan berpihak pada Riyadh mau pun Teheran dalam pertikaian kedua negara Timur Tengah itu.

Berbicara kepada wartawan dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Putin mengatakan bahwa Rusia menghargai hubungan baik dengan Iran dan Arab Saudi, dan sama-sama peka terhadap kekhawatiran masing-masing pihak.

BACA JUGA: Houthi Serang Fasilitas Minyak Saudi, Lumpuhkan Sebagian Pasokan Dunia

Putin mengatakan bahwa Moskow menjalin "kontak dekat dengan kepemimpinan Arab Saudi, termasuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman”. Dia juga mengungkapkan bahwa Sang Putra Mahkota bertanya kepadanya apakah Rusia dapat membantu membangun fakta-fakta penting tentang serangan fasilitas pemrosesan minyak Riyadh di Abqaiq yang terjadi baru-baru ini.

"Saya bilang ya, kami siap untuk membagikan apa pun yang mungkin diperlukan, semua yang kami miliki untuk penyelidikan menyeluruh," ungkap Putin sebagaimana dilansir RT, Senin (14/10/2019).

Dia juga menyatakan bahwa Rusia akan mengambil langkah keras, termasuk mengutuk Iran jika terbukti bertanggungjawab atas serangan tersebut.

“Terlepas dari siapa yang berada di belakang insiden itu, kami mengutuk tindakan semacam itu. Itulah tepatnya yang saya katakan sebelumnya, dan saya benar-benar bersungguh-sungguh,” kata Putin.

Tetapi Putin mengatakan bahwa menuding sebelum menemukan fakta adalah tindakan yang "kontraproduktif". Dia secara eksplisit merujuk pada Riyadh dan Washington menuduh Teheran atas serangan tersebut sebelum menemukan bukti-bukti.

Lebih lanjut, Putin mengatakan bahwa meski Rusia bersedia membantu penyelidikan dan mempertahankan hubungan yang baik dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, Moskow tidak bersedia mengorbankan hubungan baiknya dengan Iran.

BACA JUGA: Puing Senjata Buktikan Iran di Balik Serangan Fasilitas Minyak Saudi

“Rusia tidak akan pernah berteman dengan satu negara melawan negara lain. Kami membangun hubungan bilateral yang mengandalkan tren positif yang dihasilkan oleh kontak kami; kami tidak membangun aliansi melawan siapa pun,” tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa Moskow tidak ingin mengambil perang sebagai mediator pembicaraan antara Arab Saudi dengan Iran. Menurutnya kedua negara tersebut mampu menyelesaikan perselisihan mereka tanpa memerlukan penengah.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini