Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wiranto Ditusuk, PBNU: Negara Tak Boleh Kalah dari Bahaya Radikalisme

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 14 Oktober 2019 |00:39 WIB
Wiranto Ditusuk, PBNU: Negara Tak Boleh Kalah dari Bahaya Radikalisme
Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj. (Foto : Okezone.com/Fadel Prayoga)
A
A
A

JAKARTA – Negara diminta tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini. Pemerintah pun diminta harus bersikap tegas terhadap aksi terorisme yang meresahkan masyarakat, seperti kasus penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Banten.

“Aparat kepolisian harus mampu mengungkap dan menindak aktor intelektual di balik aksi-aksi teror yang terjadi di tanah air. Kami Nahdlatul Ulama (NU) meminta aparat kepolisian harus mampu bertindak tegas terhadap radikalisme dan tidak boleh ada kesan negara kalah dalam menghadapi terorisme,” kata KetuaUmum PBNU, KH Said Aqil Siradj, dalam keterangannya, Minggu (13/10/2019).

Menurutnya, saat ini radikalisme sudah ada di mana-mana. Ada di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumbawa, Bima, Sulawesi Tengah dan lain-lain.

“Saat ini Indonesia sudah darurat terorisme dan radikalisme karena selama ini kita bersikap terlalu ramah kepada mereka. Demi menyelamatkan NKRI, menyelamatkan seluruh bangsa Indonesia, sekecil apapun yang mereka lakukan (terorisme) harus ditindak tegas,” ujar Said.

Ia menuturkan, tindakan terorisme adalah perbuatan biadab yang jauh dari norma, agama, dan akhlakul karimah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement