nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Misteri Kematian 2 Pegawai Gudang Parcel di Jerman

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 06:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 16 18 2117908 misteri-kematian-2-pegawai-gudang-parcel-di-jerman-j1vfyK0kks.jpg Petugas memeriksa lokasi penemuan mayat karyawan Hermes, Jerman. (Foto: EPA/BBC)

HALDENSLEBEN - Perusahaan parcel Hermes Jerman menghentikan operasi di sebuah gudangnya setelah dua karyawan pria meninggal dalam rentang waktu beberapa jam, sedangkan karyawan ketiga jatuh sakit.

Salah satu korban ditemukan tewas di gudang, dan yang lainnya di sebuah mobil pengiriman.

Mengutip BBC, Rabu (16/10/2019) kasus kematian tidak dapat dijelaskan dan polisi hingga saat ini menyebut tewasnya dua pekerja sebagai kebetulan yang menyedihkan.

Baca juga: Kekejaman Laboratorium di Jerman Siksa Binatang saat Menjalani Tes

Baca juga: Perampok Jerman Berpidato 20 Jam Sebelum Divonis 12,5 Tahun Penjara

Polisi menguji zat beracun yang ditemukan dalam bungkusan, tetapi mengatakan jumlahnya tidak cukup untuk menyebabkan kematian.

Salah satu korban, seorang lelaki berusia 58 tahun pingsan dan meninggal pada Selasa dini hari, di gudang pengiriman perusahaan ekspedisi Hermes di Haldensleben.

Foto/EPA/BBC

Berjam-jam kemudian, seorang pekerja lain berusia 45 ditemukan tewas di kursi pengemudi sebuah kendaraan pengiriman.

Seorang lelaki lain tiba-tiba jatuh sakit di gudang, polisi menjelaskan itu sebagai "darurat medis yang normal" dan mengatakan korban sebelumnya menderita masalah kesehatan.

Gudang penyimpanan Hermes mempekerjakan 3.000 staf dan perusahaan menghentikan operasi sebagai tindakan pencegahan.

Sebuah tim beranggotakan 120 orang ditugaskan untuk menyelidiki kematian dan mereka memeriksa mobil untuk kemungkinan kontaminasi racun.

Ketika mereka membuka paket di dalam van, sejumlah kecil zat beracun ditemukan, tetapi polisi mengatakan jumlah yang ditemukan tidak berbahaya.

Pemeriksaan post mortem (autopsi) sedang dilakukan terhadap kedua pria itu, tetapi polisi mengatakan laporan medis awal menunjukkan kedua kematian itu tidak terkait dan tidak ada tanda-tanda keracunan tertentu.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini