Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anak Abu Rara Takut saat Diajak Menusuk Wiranto

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 17 Oktober 2019 |17:36 WIB
Anak Abu Rara Takut saat Diajak Menusuk Wiranto
Wiranto ditusuk saat mengunjungi Pandeglang (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Dari hasil pengembangan kasus penusukan Menko Polhukam Wiranto, terungkap terduga teroris Syahril Alamsyah alias Abu Rara juga memerintahkan anaknya untuk ikut melakukan aksi terorisme berupa serangan kepada aparat kepolisian.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, anak Abu Rara yang identitasnya dirahasiakan itu menolak melakukan perintah ayahnya lantaran takut.

"Tapi anaknya urungkan niatnya melakukan aksi terorisme. Dan yang berani hanya Abu Rara dan istrinya," kata Dedi dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

Brigjen Dedi Prasetyo

Abu Rara sendiri sempat memberikan sebilah pisau kepada anaknya untuk melakukan serangan tersebut. Sehingga, dari pemeriksaan saat ini, ada tiga pisau yang dimiliki Abu Rara untuk melakukan aksinya itu.

"Anaknya gunakan pisau dan sudah diperintahkan Abu Rara untuk lakukan serangan teroris ke aparat," ujar Dedi.

Baca Juga : Abu Rara Penusuk Wiranto Beri Pisau ke Anaknya untuk Serang Polisi

Baca Juga : Pasca-OTT, KPK Geledah Rumah Supendi di Indramayu

Saat ini, kata Dedi, ketiga pisau tersebut sedang dilakukan uji laboratorium forensik (labfor). Nantinya, senjata tajam itu akan menjadi salah satu barang bukti perkara tersebut.

"Pisau yang digunakan diperiksa labfor untuk memastikan sampel DNA," tutup Dedi.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement