Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gerindra Masih Galau untuk Jadi Koalisi atau Oposisi Jokowi

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Sabtu, 19 Oktober 2019 |14:02 WIB
Gerindra Masih Galau untuk Jadi Koalisi atau Oposisi Jokowi
Acara Polemik (Foto: Okezone/Putera)
A
A
A

JAKARTA - Sikap Partai Gerindra setelah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hambalang, Bogor, sampai saat ini masih seakan gamang. Pasalnya, partai besutan Prabowo Subianto itu belum bisa memastikan apakah bergabung dalam koalisi Joko Widodo (Jokowi) atau sebagai pihak opisisi.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria hanya memberikan pernyataan yang bersayap mengenai sikap partai berlambang burung garuda itu. Menurutnya, Gerindra siap membantu pemerintahan Jokowi dalam mengarungi periode keduanya selama 5 tahun kedepan.

"Sikap Pak Prabowo di Rapimnas kemarin siap membantu pemerintah bila diperlukan, membantu itu bisa di luar dan di dalam, sikap ini sama seperti pertemuan di MRT dan istana," kata Riza dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk Teka-teki Menteri dan Koalisi, di d'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

polemik

Baca Juga: Jika Gabung Pemerintah, Gerindra Janji Setia pada Jokowi

Riza menjelaskan dalam pertemuan Prabowo dan Jokowi di MRT kala itu dinilai lebih umum, demi kepentingan bangsa dan negara. Dirinya menyebur Prabowo menghadiri undangan itu demi silahturahmi karena sepanjang pilpres ada polarisasi dan tak ingin dimanfaatkan pihak ketiga.

"Dan kalau di istana lebih dipertajam, pertumbuhan ekonomi bisa dua dijit. Dan kalau konsep pak Prabowo digabungkan maka luar biasa. Pertama kedaulatan pangan, kedua ketahanan keamanan, dan energi," tutur Riza..

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement