Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masyarakat Diminta Beri Kesempatan Kabinet Jokowi Buktikan Kinerja

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 30 Oktober 2019 |22:15 WIB
Masyarakat Diminta Beri Kesempatan Kabinet Jokowi Buktikan Kinerja
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin bersama Kabinet Indonesia Maju (Foto: Fakhrizal Fakhri)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membentuk Kabinet Indonesia Maju. Di dalam kabinet, ada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang merupakan rivalnya di Pilpres 2019. 

Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi mengatakan, kesediaan Gerindra bergabung di pemerintahan mungkin mengecewakan sebagian pendukung Prabowo-Sandiaga Uno. Begitu pula mengecewakan sebagian pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Namun, masyarakat diminta tetap berpikir positif dan memberikan kesempatan pemerintah menunjukkan kinerjanya. Apalagi, dengan bergabungnya dua kubu ini diharapkan dapat semakin meredakan perselisihan di akar rumput.

"Tapi marilah kita berpikir positif. Dengan bergabungnya dua figur yang bersaing ketat dan keras pada Pilpres lalu, perselisihan dan perkubuan di akar rumput diharapkan dapat cepat reda," ujarnya di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Baca Juga: Prabowo Jadi Menhan Dinilai Separuh Permasalahan Sudah Selesai 

Sama halnya dengan DPR yang baru dilantik, menurut Bursah, spirit persatuan yang ditunjukkan para elit politik di parlemen dan kabinet diharapkan dapat mengatasi sisa-sisa konflik di masyarakat imbas Pilpres 2019.

Diskusi PGK Foto: Ist 

Bursah yang hadir dalam peringatan sumpah Pemuda dan forum seminar bertajuk "Menggelorakan Sumpah Pemuda Dalam Pembangunan Berkelanjutan" di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta Pusat menekankan, semangat persatuan para elit politik perlu ditiru oleh organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, yakni pihak memenangkan kompetisi perlu merangkul yang kalah.

"Dengan demikian organisasi tidak terpecah belah akibat munculnya pengurus tandingan," ujarnya.

Pemuda harus terus menggelorakan persatuan sebagai spirit Sumpah Pemuda. Energi pemerintah dan bangsa harus terfokus untuk mengejar berbagai ketertinggalan Indonesia dari bangsa lain. Ia menilai, perlu kekompakan seluruh elemen bangsa agar Indonesia dapat menjadi bangsa pemenang di tengah kerasnya persaingan global.

Baca Juga: Sekjen Perindo Apresiasi Jokowi Rangkul Partai Lawan Masuk Kabinet 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement