nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi, Salah Satunya Ditembak karena Melawan

Azhari Sultan, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 00:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 04 340 2125742 3-pelaku-curanmor-ditangkap-polisi-salah-satunya-ditembak-karena-melawan-tAJo4udmmq.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAMBI – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungjabung Barat menangkap tiga terduga pelaku curanmor. Salah satu tersangkanya terpaksa ditembak di salah satu bagian kakinya lantaran berusaha melakukan perlawanan kepada anggota.

Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinaga melalui Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat Iptu Dian Pornomo ketika dikonfirmasi mengakui adanya penangkapan ketiga tersangka curanmor.

Kronologi kejadiannya, sambung Kasat, berawal pada 9 Oktober saat korban sedang pergi ke Masjid Raya Kuala Tungkal untuk salat asar. Korban kemudian memarkirkan satu unit sepeda motor jenis Honda Revo berwarna merah-hitam.

Namun, betapa terkejutnya korban saat akan pulang ke rumahnya, motor yang diparkir dalam keadaan tanpa dikunci stang tersebut sudah raib.

Korban pun berusaha mencari motor di seputaran masjid. Merasa yakin motor miliknya hilang, selanjutnya, korban langsung melapor ke Polres Tanjab Barat.

Petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan petugas mendapatkan informasi adanya ciri-ciri pelaku.

Tidak hanya itu, inisial pelaku ikut dikantongi petugas, yakni H. Karena ini merupakan sindikat curanmor, petugas berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Jambi.

Ilustrasi (Shutterstock)

Akhirnya, upaya penangkapan pun berhasil. Tiga pelaku, yakni Inisial H (22), M (29), dan U (24) berhasil diringkus di Kualatungkal. Nahas, bagi H, lantaran berusaha melawan petugas, harus menerima timah panas di salah satu kakinya.

“Untuk peran masing-masing, yaitu pelaku inisial H ini merupakan pemetik atau yang mengambil motor. Modusnya, mereka ini berkeliling melihat motor yang diparkir tanpa kunci stang. Sedangkan, pelaku M dan U ini merupakan penadah," ucap Dian, Senin (4/11/2019).

Dalam setiap aksinya, usai mendapatkan motor hasil curanmor tersebut, H kemudian menawarkan motor kepada M dan U. Setelah harga cocok, motor tersebut dijual seharga Rp1,2 juta. Sementara hasil penjualan dibagi rata oleh ketiga pelaku.

“Untuk pelaku H ini, kami terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur (ditembak) di bagian kakinya karena pada saat pengembangan pelaku H ini berusaha kabur dan melakukan perlawanan kepada anggota kami," tuturnya.


Baca Juga : Maling Motor Tewas Diamuk Massa

Diakui Kasat, pelaku H dan M ini merupakan residivis kasus perkara pencurian. Saat in, ketiga pelaku ditahan di sel tahanan Polres Tanjab Barat guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

"Ketiga pelaku ini terancam dikenakan pasal 362 junto 480 KUHP dengan ancaman hukuman selama 5 tahun hukuman penjara,” tutur Dian.


Baca Juga : Ngaku Anggota Polisi, Dua Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Warga

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini