Siswa SMP Blitar Dibully Teman-Temannya hingga Pingsan, Orangtua Lapor Polisi

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 05 November 2019 01:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 04 519 2125743 siswa-smp-blitar-dibully-teman-temannya-hingga-pingsan-orangtua-lapor-polisi-EZivn8vjZ1.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

BLITAR – Salah seorang siswa SMP Negeri di Blitar yang diduga menjadi korban dugaan bullying fisik oleh teman-temannya di sekolah melapor ke Polres Blitar.

Didampingi orangtua dan keluarganya, siswa berusia 12 tahun ini mengadukan hal yang dialaminya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blitar.

Kepada petugas, siswa tersebut mengeluhkan bullying fisik mulai dari tendangan hingga benturan di bagian perut. Siswa tersebut bahkan sempat mengeluhkan sakit di dada dan pernah dipulangkan pihak sekolah lantaran pingsan di sekolah.

Orangtua siswa berinisial S itu mengaku sempat membawa anaknya menjalani rontgen di RSUD Ngudi Waluyo Blitar. Hasilnya, semua organ dalam anaknya mulai dari dada hingga perut normal.

Ilustrasi bullying. (Foto : Amerikanki)

Pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blitar pada Senin, 4 November 2019.

Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto mengatakan telah menerima laporan dari pihak keluarga korban. Pihaknya juga telah mendorong siswa yang bersangkutan untuk menjalani visum di RSUD Ngudi Waluyo.

"Kami sudah terima laporannya. Saat ini penanganannya kami utamakan proses trauma healing pada korban. Supaya kondisi psikisnya kembali normal dan bisa sekolah. Kami juga sudah melakukan visum terhadap siswa tersebut," ucap mantan Kapolres Batu ini.

Menurutnya, proses pemulihan siswa tersebut dibantu tim dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pemkab Blitar.

"Kalau tempat trauma healing-nya kita tidak mau beberkan, supaya pemulihan mental anak bisa berjalan wajar," katanya saat dihubungi, Okezone, Senin (4/11/2019).

Mengenai pemeriksaan sejumlah saksi, pihak kepolisian tampaknya akan mengutamakan jemput bola dengan mendatangi sekolah yang diduga menjadi tempat bullying fisik tersebut.


Baca Juga : Kisah Pengalaman Wanita yang Pernah Di-bully 10 Tahun

"Karena semuanya masih di bawah umur dan pelajar, kami akan mendatanginya di sekolah, supaya tidak mengganggu proses belajar mereka. Lagipula TKP (tempat kejadian perkara) banyak di sekolah," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini