JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan kemungkinan puhaknya bakal mengkaji pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung. Apalagi, kata Tito, sistem politik Pilkada serentak sudah berjalan selama 20 tahun dan menurut dia perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui apakah masih relevan.
“Tapi kalau dari saya sendiri, justru pertanyaan saya adalah apakah sistem poltik pemilu pilkada ini masih relevan setelah 20 tahun?” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Tito menerangkan, sistem pilkada secara langsung yang ada saat ini memang memberikan dampak positif kepada demokrasi, namun menurutnya ada juga sisi negatifnya.
“Banyak manfaatnya partisipasi demokrasi, tapi kita lihat mudaratnya juga ada, politik biaya tinggi,” tutur dia.