Postingan terkait penganiayaan dan bullying di sekolah itu menyita perhatian warganet. Ada warganet yang kesal dengan perilaku guru yang abai terhadap tindakan bullying siswanya.
“Guru2 muda sekarang juga harus sering di bina. Banyak bertebaran di timeline di dalam kelas malah asik tik tok an dan aplikasi sejenis. Berbaur dan dekat dengan anak didik boleh, tapi selama di dalam kelas guru pegang kendali. Untuk diluar kelas terserah mereka mau berkegiatan apa asal positif tapi masih dalam pengawasan guru.” tulis akun @Ismala HD.

Ada pula warganet yang mendukung keluarga korban dalam menyelesaikan kasus ini. “Lanjut terus oma.. biar jadi efek jera...Izin share oma..” tulis @Yenny Rizka NYa Martinus.
Sementara itu, pihak Polresta Pekanbaru membenarkan terkait kasus bullying dan penganiayaan yang di-posting oleh akun Rani Chambas.