nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anaknya Terlibat Kasus Penembakan, Ini Respons Bupati Majalengka

Fathnur Rohman, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 00:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 12 525 2129057 anaknya-terlibat-kasus-penembakan-ini-respons-bupati-majalengka-nD2zcPRYZh.jpg Ilustrasi

MAJALENGKA - Pelaku penembakan seorang kontraktor bernama Panji Pamungkasan, Irfan Nur Alam, merupakan anak kandung dari Bupati Majalengka Karna Sobahi. Ia saat ini menjabat sebagai Kabag Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Majalengka.

Karna Sobahi sendiri saat ini sudah angkat bicara dan merespon perihal kasus penembakan yang dilakukan anak keduanya tersebut. Dirinya mengaku akan patuh kepada hukum yang berlaku.

Menurutnya, meski Irfan adalah anak kandungnya, ia akan tetap mastikan jika Irfan menjalani proses hukum yang ada. "Sebagai warga negara yang taat azas akan selalu siap mengikuti dan menghargai proses hukum," ujar Karna kepada awak media melalui pesan singkatnya, Selasa (12/11/2019).

Baca Juga: Anak Bupati Majalengka Tembak Kontraktor, Polisi Periksa 6 Saksi

Diakuinya, penasehat hukum untuk Irfan saat ini tengah berupaya mengumpulkan informasi yang bersifat objektif, terkait dengan kasus penembakan tersebut. Hal itu dilakukan agar masyarakat bisa tahu kejadian yang sebenar-benarnya.

"Saat ini tim penasihat hukum Irfan sedang mengumpulkan informasi objektif tentang prolog kejadian yang sebenarnya," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Irfan bernama Arif Chaidar menjelaskan, kejadian yang mengakibatkan terlukanya Panji berawal saat Panji datang ke kediaman Irfan di Cijati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Panji saat itu sedang mencari teman Irfan yang berinisial AC untuk menanyakan sisa utang. Panji ketika datang bersama dengan 20 orang.

Disampaikan Arif, ketika Panji bersama 20 orang tersebut datang, Irfan sedang tidak berada di rumah. Kemudian, Irfan membuat janji bertemu Panji di Kompleks Taman Hana Sakura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Irfan melakukan hal tersebut karena menghindari keributan di Cijati.

Lebih lanjut Arif menuturkan, saat Irfan datang ke lokasi pertemuan, ternyata kondisi di sana sudah terjadi keributan. Akhirnya, Irfan mengambil senjata apinya dan menembaknya ke atas untuk melerai keributan tersebut.

"Panji mencoba merebut senjata api Irfan. Saat itu senjata meletus dan kena ke tangan Panji dan teman Irfan, " ungkapnya.

Arif sendiri mengatakan, pihak Irfan siap menghadapi laporan yang sudah dilayangkan dan dibuat Panji kepada pihak berwajib.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini