nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Palestina Peringati 15 Tahun Wafatnya Tokoh Perjuangan Yasser Arafat

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 09:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 13 18 2129169 palestina-peringati-15-tahun-wafatnya-tokoh-perjuangan-yasser-arafat-4u71hjV2o3.jpg Yasser Arafat. (Foto: Reuters)

BANGSA Palestina memperingati 15 tahun meninggalnya pemimpin mereka, dan tokoh berpengaruh Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Arafat. Bagi orang Palestina, Arafat, yang juga dikenal dengan gelar Abu Ammar dinilai telah memicu revolusi kontemporer dan meluncurkan Gerakan Pembebasan Palestina Fatah, yang mengekalkan identitas rakyat Palestina di seluruh dunia.

Dalam pernyataannya, Kedutaan Besar Palestina di Indonesia mengatakan bahwa peringatan hari kepergian Arafat merupakan sebuah peristiwa nasional yang penting bagi Bangsa Palestina. Peristiwa itu diabadikan oleh rakyat Palestina dan selalu berpegang teguh pada perjuangan dan kata-kata Arafat yang abadi di hati mereka: "Janji adalah janji dan sumpah adalah sumpah, yang mereka lihat jauh tapi kita melihatnya dekat, dan sungguh kitalah yang benar”.

BACA JUGA: Yasser Arafat Ditunjuk Sebagai Pimpinan PLO

Yasser Arafat meninggal dunia pada 11 November 2004 di usia 75 tahun setelah mengonsolidasikan pendekatan revolusioner yang solid untuk menentang semua posisi, konspirasi dan blokade yang dikenakan padanya. Dia juga dianggap tidak pernah berkompromi terhadap hak-hak bangsa Palestina dan prinsip-prinsipnya.

Selama bulan November, Bangsa Palestina menyaksikan beberapa peristiwa penting, dari Deklarasi Balfour yang digunakan sebagai dasar pembentukan Zionis Israel dan pemecah Bangsa Palestina sampai Deklarasi Kemerdekaan Palestina yang diumumkan almarhum Yasser Arafat pada 15 November 1988.

BACA JUGA: Deklarasi Balfour, Sepucuk Surat yang Mengawali Penderitaan Panjang Rakyat Palestina

Bulan ini juga bertepatan dengan Hari Solidaritas Internasional 29 November dengan Rakyat Palestina, yang diadopsi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1977. Penetapan Hari Solidaritas Internasional ini menegaskan kedudukan dan solidaritas dunia internasional dengan rakyat Palestina yang sedang berjuang untuk merebut hak nasional mereka untuk kembali dan menentukan jalan hidup mereka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini