Saat coba dihubungi melalui pesan elektronik dan telepon untuk menanyakan kasus aksi bom bunuh diri tersebut, Kombes Dadang tidak memberikan jawaban.
Kombes Dadang bukan kali ini saja tidak bersedia menjawab telepon dan pesan elektronik. Awak media juga menilai hubungan komunikasi dengan Kapolrestabes sangat minim.
"Dari dulu susah sekali dihubungi. Dua nomor teleponnya aktif tapi gak mau jawab. Ditanya ke pejabat yang lain juga tidak ada yang berani kasih keterangan terkait bom bunuh diri itu," ujar seorang wartawan media online, Budi W.
Diberitakan sebelumnya, aksi bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Medan, satu orang pelaku yang menggunakan atribut ojek online dinyatakan tewas. Dan enam orang terluka akibat kejadian itu.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.