Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demi Soliditas Partai, Munas Golkar Diharapkan Capai Musyawarah Mufakat

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Rabu, 13 November 2019 |23:39 WIB
Demi Soliditas Partai, Munas Golkar Diharapkan Capai Musyawarah Mufakat
Partai Golkar.
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPD Tingkat I Golkar Sulawesi Tengah, Haji Muhammad Arus Abdul Karim menilai, tidak perlu ada yang dikhawatirkan atas penyelenggaraan Munas pada 4-6 Desember 2019 di Jakarta. Semua kader partai beringin mestinya menyadari bahwa Munas juga bisa menentukan masa depan partai.

"Dalam pandangan saya, tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. Atau dipermasalahkan. Ketika Pak Airlangga Hartarto mendukung Pak Bamsoet habis-habisan untuk menduduki kursi Ketua MPR, semua sudah clear. Pak Bamsoet sudah di MPR, ya, Pak Airlangga tetap bertahan sebagai Ketua Umum Partai Golkar," kata Ketua DPD Tingkat I Golkar Sulawesi Tengah, Haji Muhammad Arus Abdul Karim, di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

"Kita harus bersama-sama menjaga dan mempertahankan soliditas partai. Kalau seorang presiden saja bisa mengingatkan kita, mengapa kader partai sendiri tidak?" lanjtunya.

Abdul Karim merujuk pada pernyataan Presiden Jokowi di acara puncak perayaan HUT ke-55 Partai Golkar, bahwa kesolidan dan komitmen menjaga partai jauh lebih penting agar dapat menjamin stabilitas politik internal maupun stabilitas pemerintahan lima tahun ke depan. Hal itu sekaligus untuk menjawab tantangan persaingan ekonomi global yang jauh lebih berat.

Arus Abdul Karim. (Foto: Ist)

Oleh karena itu, Abdul Karim mengimbau semua kader partai untuk tidak membuang-buang waktu dan energi. Pasalnya dari pengalaman di masa lalu, perpecahan di tubuh Golkar tidak membawa manfaat bagi partai. Tetapi sebaliknya, partai terpuruk hingga ke daerah-daerah. "Jangan sampai Munas Golkar berpotensi memecah belah partai. Itu yang harus dihindari," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement