
"Ya, karena sudah ada mekanismenya, sesuai AD/ART. Kita ikuti saja. Tidak melenceng dari situ, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ucap dia.
Mengenai figur ketua umum Partai Golkar untuk periode 2019-2024, Klemen mengatakan bahwa hal itu tidak dibahas di dalam Rapimnas, melainkan akan jelas ketika sudah mendekati Munas.
"Saya kira, siapa ketua umum terpilih, itu sudah bisa diketahui dari pandangan umum DPD Tingkat I. Kita ikuti mekanismenya saja. Pandangan umum mencerminkan sikap politik dan pilihan DPD-DPD," kata Klemen.
"Biar kami semakin kelihatan kompak, semakin bersatu. Kemungkinan itu kami sepakati saat rapat pleno nanti," ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.