Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pro dan Kontra Kabar Penunjukan Ahok sebagai Dirut BUMN

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Jum'at, 15 November 2019 |08:02 WIB
Pro dan Kontra Kabar Penunjukan Ahok sebagai Dirut BUMN
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kabar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jadi kandidat kuat yang akan mengisi posisi direktur utama di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan respons pro dan kontra dari sejumlah partai politik.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyinggung status mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut yang masih terafiliasi dengan partai politik, yakni PDI Perjuangan (PDIP).

"BUMN itu punya aturan. Salah satunya tidak terafiliasi dengan parpol. Pak Ahok sudah menyatakan diri sebagai anggota parpol," ucap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada Okezone, Kamis (14/11/2019).

Menurutnya, Ahok harus keluar dari PDIP jika nantinya terpilih sebagai Dirut dari BUMN. Namun, Mardani tetap menilai hal itu merupakan tindakan yang kurang baik.

"Bisa saja Pak Ahok keluar dari parpol, tapi itu bukan contoh yang baik bagi elite partai dan pejabat publik," lanjutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement