nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Rumah Hanyut dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Banjir Bandang di Agam

Rus Akbar, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 11:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 21 340 2132598 2-rumah-hanyut-dan-belasan-lainnya-rusak-diterjang-banjir-bandang-di-agam-prnLYV3Dwo.jpg (Foto: BPBD Agam)

PADANG - Curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengakibatkan bencana banjir bandang di Jorong Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, pada hari Rabu (20/11/2019) sekira Pukul 19.00 WIB. Tim mencoba untuk mencoba membersihkan namun kondisinya tadi malam masih berbahaya.

Akibat musibah ini, dua rumah hancur akibat diterjang banjir bandang yang membawa material lumpur dan batu, selain itu menutupi akses jalan sepanjang 200 meter dengan ketinggian lebih kurang 3-5 meter.

“Material banjir menghayutkan dua unit rumah kayu milik Ernawati (51) yang tinggal di rumah tersebut tiga orang, kemudian Ermawati (69) yang tinggal didalam rumah tersebut sebanyak dua orang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, M. Lutfi AR, Kamis (21/11/2019).

Selain itu ada 12 rumah yang mengalami rusak berat dan sedang serta fasum dua unit ikut terkena banjir bandang. 12 rumah tersebut milik kategori rusak sedang adalah Nursima (86), Rozalinda (52), Nurhani Saldi (76), Roni marta (31), Fauziah (80), Selista Masni (45), Hendri Bayanti (45), Tomi Saputra (30) dan Mardi (50).

“Sedangkan rumah rusak berat adalah milik Murniati (68), Salman (66) dan Sudirman (74). Sementara fasum yang terkena banjir bandang Masjid istighfar kondisi rusak berat dan MDA galapung kondisi rusak sedang,” ujarnya.

(Foto: BPBD Agam)

Selain itu kerugian material lainnya berupa empat unit sepeda motor rusak tertimbun material longsor, pipa air bersih 1.800 meter rusak, lahan pertanian 20 hektare. “Kerugian yang diakibatkan banjir bandang tersebut sekira Rp1 miliar,” ucapnya.

Tim gabungan pada hari ini baik Satgas BPBD Kabupaten Agam yang dipimpin Kalaksa BPBD M. Lutfi AR bersama Kasat Satpol PP dan Damkar Kurniawan Syahputra, Camat tanjung Raya Handria Asmi, Satpol PP dan Damkar, Dishub, BAZ, TNI, Polri, TKSK, PMI, KSB Koto Kaciak, Pemerintah Kecamatan, Nagari dan Masyarakat melakukan pembersihan material banjir yang masuk kedalam rumah warga maupun menutupi akses jalan.

“Pembersihan material banjir yang tidak bisa dilakukan dengan sistem gotong royong, BPBD berkoordinasi dengan PUTR untuk membersihkan material dengan menggunakan alat berat,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Agam Indra Catri didampingi Kodim 0304, Kadis Sosial Rahmi Artati dan Kapolres Agam turun langsung kelokasi kejadian untuk meninjau warga yang terdampak sekaligus memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini