JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menindak para penerobos jalur sepeda di Jakarta. Penindakan dilakukan setelah pemerintah menerapkan uji coba selama beberapa bulan.
Meski sudah ada larangan kendaraan menerobos jalur sepeda, nyatanya masih banyak pengguna motor dan mobil yang melanggar. Padahal, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan sosialisasi dan memasang rambu-rambu.
Baca Juga: Masih Banyak Pengendara Motor Serobot Jalur Sepeda

"Sebenernya menurut kami pegiat sepedah sudah bagus ada trobosan baru tapi mungkin aplikatifnya kurang karena di beberapa ruas belum ada penjagaan khusus atau CCTV atau apa," kata Haris Kurniawan Humas, Komunitas Jakarta Sepeda Lipat (Jakseli) saat di hubungi Okezone, Jumat (22/11/2019).
Menurut Haris, masih banyak dari pengendara baik mobil maupun motor yang belum menyadari keberadaan jalur pesepeda. Terlebih di jam sibuk, para pengendara tak jarang menerobos masuk jalur sepeda untuk memecah kemacetan.
"Jadi memang di jam-jam tertentu dan di beberapa ruas yang padat itu pengendara masih sangat banyak yang melanggar dan belum sadar akan jalur sepeda itu," ungkapnya.
Di samping itu, Haris juga mencatat ada beberapa ruas jalur sepeda yang belum memiliki marka jalan maupun rambu. Seperti di kawasan Fatmawati dan Tanah Abang. Akibatnya masih banyak pengendara yang tidak tahu akan jalur sepeda dan menerobos masuk.

Dia berharap, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan sosialisasi dan memasang pengawas seperti CCTV khususnya di ruas jalan yang padat lalu lintas.
"Kita harapannya sosialisasi terus dari pemerintah soal jalur sepeda karena banyak masyarakat yang belum tahu dan rambu-rambu sepeda itu di perjelas lagi," tuturnya.
"Karena ada beberapa ruas jalan yang belum ada marka jalan hijau itu dan belum ada plang bahwa itu jalur sepeda seperti di daerah Tanah Abang belum, di daerah Fatmawafi beberapa ruas belum jadi memang walaupun bagus trobosannya perlu di tingkatkan lagi," sambungnya.
Haris mengaku, terobosan yang diambil oleh Pemprov DKI Jakarta perluasan jalur sepeda sangat baik dibandingkan dengan beberapa tahun belakangan. "Kalau kita tinjau dari tahun lalu tahun ini lebih ramah kepada pengguna sepeda. Kalau dulu juga ada (jalur sepeda) tapi terbatas cuma di Melawai sekarang udah luas, selain itu kan trotoar di perlebar jadi bisa juga buat sepeda," tambahnya.
Baca Juga: Mengayuh Harapan di Jalur Sepeda Ibu Kota
Haris menambahkan, sebagai pegiat sepeda lipat pihaknya juga terus membantu pemerintah dengan ikut mengkampanyekan agar para pengendara sepeda motor untuk mematuhi rambu-rambu yang sudah ada dan tidak menerobos masuk jalur sepeda.
"Kita juga memang kampanyekan di sosmed juga kebetulan dan ikut berpartisipasi bersama pemerintah untuk jalur sepeda agar lebih baik lagi," tukasnya.

(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.