900 Pria Jalani Tes DNA demi Ungkap Pembunuh Gadis 11 Tahun

Rachmat Fahzry, Okezone · Senin 25 November 2019 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 25 18 2134013 900-pria-jalani-tes-dna-demi-ungkap-pembunuh-gadis-11-tahun-giKfP1GVcd.jpg Ilustrasi tes DNA air liuar. (Foto/Reuters)

GREVENBROICH - Polisi Jerman meminta 900 pria untuk melakukan tes DNA untuk membantu menyelesaikan pembunuhan terhadap seorang gadis 11 tahun yang terjadi pada 23 tahun yang lalu.

Melansir Daily Mail, Senin (25/11/2019) Claudia Ruf dari kota Grevenbroich diculik, diperkosa, dan dicekik sampai mati pada 1996, yang membuat kehebohan di negara itu.

Tubuh Ruf ditemukan di Euskirchen, 63 kilometer dari tempat tinggalnya.

Foto/Daily Mail

Sebanyak 900 pria, yang berusia antara 14 hingga 70 pada saat pembunuhan Ruf, diminta untuk melakukan tes usap air liur untuk mengidentifikasi DNA mereka.

Polisi pada awal bulan ini pergi dari rumah ke rumah untuk menyerahkan undangan dan menanyakan pertanyaan.

Baca juga: Putra Mantan Presiden Jerman Ditusuk Orang Tak Dikenal Hingga Tewas di Berlin

Baca juga: Misteri Kematian 2 Pegawai Gudang Parcel di Jerman

Kepolisian juga menggelar acara tes DNA di lapangan gereja di distrik Hemmerden Grevenbroich untuk memberi tahu penduduk tentang tes DNA massal.

Mereka mengatakan jejak DNA si pembunuh ditemukan di tubuh gadis itu dan mereka berharap tes DNA massal dapat mengungkap pembunuh gadis tersebut.

Tidak semua 900 pria adalah tersangka, kata polisi.

Meskipun ada kemungkinan si pembunuh tidak akan mengikuti tes tersebut, para penyelidik berharap seorang kerabat pembunuh yang melakukan tes DNA dapat membantu mengaitkannya dengan DNA yang ditemukan pada tubuh Claudia.

Polisi mengatakan setelah tes telah diambil, semua DNA yang terkait dalam analisis genetik akan dihapus.

The Rheinische Post melaporkan bahwa pada jam 10 pagi hari Sabtu, orang-orang sudah mengantre untuk diambil sampel DNA-nya.

Pada 2010 350 DNA pria di daerah itu telah diteliti namun tidak ada yang cocok.

Sejak itu mereka mengatakan telah menemukan petunjuk baru yang dapat membantu mereka menemukan pembunuhnya.

Ruf diculik pada Mei 1996 ketika dia pergi berjalan-jalan dengan anjing tetangganya.

Tubuhnya yang hangus ditemukan dua hari kemudian di jalan setapak di ladang dekat Euskirchen. Korban disiram dengan bensin dan dibakar.

Selama berbulan-bulan, penyelidik meminta bantuan publik dalam menemukan pembunuhnya.

Poster-poster gadis itu diletakkan di bus dan kereta api dan polisi membagikan selebaran.

Awal bulan ini, ayah Claudia berbicara kepada publik dalam sebuah video dan meminta mereka untuk membantu menyelesaikan kematian putrinya.

“Setelah lebih dari 23 tahun, ada kemungkinan besar untuk menyelesaikan nasib sedih putri saya. Pelaku sudah terlalu lama bersembunyi dari di belakang kita semua,” kata Friedhelm Ruf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini