Politisi PDIP itu menuturkan, Jokowi memilih Stafsus dari kalangan milenial lantaran ingin anak muda bertalenta bisa mendapat tempat di pemerintahan.
"Yang pinter yang membawa perubahan karena memang yang dihadapi oleh bangsa ini berbeda dengan apa yang akan kami alami. Jadi Pak Jokowi, kami-kami ini yang umur di atas 50, sementara Indonesia akan menjadi bangsa besar, menjadi 10 kekuatan ekonomi dunia atau 5 kekuatan ekonomi dunia," imbuhnya.
Menurut Pramono, anak-anak muda harus dipersiapkan sedini mungkin dalam memimpin jalannya pemerintahan, mulai dari cara pengambilan keputusan hingga birokrasi di pemerintahan.
"Sekarang aja mereka sudah diberikan tugas oleh Presiden untuk beberapa hal yang nggak perlu kemudian harus di kantor membuat laporan. Sekarang kan era digital. Era yang sangat dinamis sekali. Jadi mereka sudah mulai bekerja. Dan tidak ada intervensi politik. Intervensi politik apa wong Presiden yang milih kok," pungkasnya.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.