DHAKA - Pengadilan Bangladesh pada Rabu, menjatuhkan hukuman mati kepada tujuh anggota kelompok militan Islam atas tuduhan merencanakan serangan terhadap sebuah kafe yang menewaskan 22 orang, sebagian besar warga asing, pada 2016. Serangan tersebut merupakan salah satu serangan teroris terburuk yang pernah terjadi di negara Asia Selatan itu.
“Tuduhan terhadap mereka terbukti tanpa keraguan. Pengadilan memberi mereka hukuman tertinggi, ”kata Jaksa Penuntut Umum Golam Sarwar Khan usai putusan diumumkan di Ibu Kota, Dhaka, demikian diwartakan Reuters, Rabu (27/11/2019). Dia menambahkan bahwa satu dari delapan terdakwa telah dibebaskan dari tuduhan.
BACA JUGA: Drama Penyanderaan di Kafe Bangladesh, 20 Orang Tewas
Saksi mata mengatakan bahwa setelah putusan itu, para tertuduh di dok ruang sidang tampak menantang dan berteriak, "Allahu Akbar".
Serangan itu terjadi pada 1 Juli 2016 di sebuah restoran yang populer di kalangan orang asing di wilayah diplomatik Dhaka.