Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Satpam yang Bunuh Diri di Kantor OJK Sempat Minta Pinjaman Rp22 Juta

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 28 November 2019 |13:02 WIB
Satpam yang Bunuh Diri di Kantor OJK Sempat Minta Pinjaman Rp22 Juta
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi, seorang satpam Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bernama Mahfud (38), yang bunuh diri di kantornya pada Kamis (28/11/2019) dini hari, sedang butuh uang Rp22 juta.

"Dari beberapa keterangan sekuriti dia lagi pinjaman uang sebanyak Rp22 juta. Ada beberapa teman sekuriti yang dimintai uang," kata Eliantoro di kantornya, Kamis (28/11/2019).

Selain itu, kata dia, dari status media sosialnya ketahuan bila Mahfud sedang galau. "Kami akan periksa keluarganya soal masalah pribadi apa," ujarnya.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Sebelumnya, OJK membenarkan adanya penemuan jasad di lingkungan kantornya, yang diduga akibat bunuh diri. Jasad yang melakukan bunuh diri diketahui merupakan tenaga kerja alih daya (outsourcing).

"Pagi hari ini ditemukan tenaga outsourcing pengamanan dari PT Bina Kerja Cemerlang yang meninggal di lingkungan perkantoran OJK," kata Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot kepada Okezone, hari ini.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement