Bullying dan Penganiayaan di SMP 38 Pekanbaru, 2 Siswa Jadi Tersangka

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Kamis 28 November 2019 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 28 340 2135650 bullying-dan-penganiayaan-di-smp-38-pekanbaru-2-siswa-jadi-tersangka-Fml2V5WrbO.jpg Ilustrasi bullying. (Foto: Zliving)

PEKANBARU - Pihak kepolisian akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus penganiayaan dan bullying di SMP 38 Pekanbaru. Dua penganiaya MF (16) yang harus berurusan dengan polisi adalah MH dan R, siswa kelas VIII. Keduanya merupakan teman satu kelas korban.

"Penetapan terhadap keduanya setelah kita menggelar serangkaian penyelidikan, memeriksa saksi dan dan korban," kata Kapolresta Pekanbaru, AKBP Nandang Mu'min Wijaya, Kamis (28/11/2019).

Namun dia menegaskan polisi tak menahan keduanya. Kapolresta Pekanbaru berjanji akan segera menyelesaikan berkas perkara.

"Tidak dilakukan penahanan karena keduanya masih di bawah umur. Ini sesuai dengan aturan hukum anak," imbuhnya.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Kasus bullying dan penganiayaan terjadi pada 5 November 2019 di ruang sekolah. Korban diejek kemudian dianiaya oleh sejumlah siswa.

Baca juga: Siswa SMP Pekanbaru Di-Bully dan Dianiaya Teman hingga Hidungnya Patah

Akibat penganiayaan itu, korban babak belur dan hidungnya patah hingga harus menjalani operasi. Setelahnya tidak ada itikad baik dari para pelaku yang membuat keluarga korban membuat laporan polisi.

Kasus bullying di SMP 38 Pekanbaru membuat Ketua LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Seto Mulyadi terbang ke Riau. Pria yang akrab disapa Kak Seto ini mengutuk aksi bullying di sekolah. Apalagi saat terjadi penganiayaan, ada guru yang malah sibuk main handphone tanpa menghentikan perundungan tersebut.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini