JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin menilai sebaiknya tidak ada campur tangan dari pihak luar jelang Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar pada 3-5 Desember mendatang.
Salah satunya, menurut Ujang adalah keberpihakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun lingkaran penguasa. Ia berharap Jokowi mampu bersikap netral.
"Tapi yang penting bagaimana istana, atau Presiden netral, tidak memihak siapa pun. Kalau masih campur tangan eksternal, artinya Golkar masih bergantung pada pihak luar," ucap Ujang kepada Okezone, Jumat (29/11/2019).
Baca Juga: Golkar Harap Partai Politik Bisa Lebih Berperan dalam Pendidikan Pancasila
