nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Wanita Nangis Minta Tolong Jokowi soal Pembebasan Tol Riau Hanya Rp18 Ribu

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Sabtu 30 November 2019 19:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 30 340 2136433 viral-wanita-nangis-minta-tolong-jokowi-soal-pembebasan-tol-riau-hanya-rp18-ribu-LFRI6tP6qB.jpg Eseleng Lewa, Wanita yang Menangis Histeris hingga Viral saat Eksekusi Lahan di Siak untuk Tol Pekanbaru-Dumai (foto: Instagram)

PEKANBARU - Seorang wanita menangis histeris karena lahannya yang dieksekusi oleh pemerintah untuk jalan tol dihargai sangat murah menjadi viral. Bahkan, wanita yang diketahui bernama Eseleng Lewa tersebut meminta pertolongan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Video yang viral di media sosial, pada Sabtu (30/11/2019) diketahui berlokasi di daerah Kandis Kabupaten Siak, Riau. Wanita berbaju warna pink ini meratap saat petugas Pengadilan Negeri Siak yang dikawal ratusan personel polisi saat mengeksekusi lahan sawitnya seluas 5 hektar dengan harga yang tidak wajar. Ini terlihat dari rekaman video berdurasi 2 menit 37 detik.

Baca Juga: Ditilang Karena Tak Pakai Helm, Pria Ini Banting Motor dan Menangis 

"Harga tanah saya dihargai Rp18 ribu per meter. Bapak bapak sudah lihat ini dekat jalan umum. Ada yang lahanya dibayar Rp253 ribu permeter, tapi saya Rp18 ribu," ucapnya sambil menangis.

View this post on Instagram

Pembebasan lahan jalan Tol pekanbaru Dumai seorang ibu Menangis meminta tolong kepada bapak Presiden jokowi dikarenakan ibu ini merasa tidak wajar atas pembayaran lahan sawit yang mereka miliki 5 hektar dengan harga 18.000 Per meter bersertifikat tanah saya tidak bernilai, kejadian Berlokasi Kandis kabupaten siak. • Ibu ini Mengatakan "saya tidak menuntut banyak apa yang di putuskan oleh pengadilan siak berikan hak saya",tapi kenyataan pembohong. • Harapan saya kepada bapak jokowi tolong perhatikan masyarakat kandis ini bapak jokowi. • Harga tanah di kandis kabupaten Siak ini lebih mahal Tempe,lebih mahal bakso ungkap kesal ibuk ini Saya sudah melakukan segala upaya, Masyarakat tidak pernah di ajak mufakat ,pihak pihak mereka langsung menetukan harga tanah ibu sekian bila tidak setuju ajukan kepada pengadilan. • Terlihat dalam video saat eksekusi lahan Polisi sudah berada di TKP serta Alat berat mulai melakukan penumbangan pohon sawit. • Kejadian berada di kandis kabupaten Siak tanah bapak suwitno Lumban pasar minggu kecamatan kandis. Artikel : Kabar Duri • #viralupdates #tol #lahan #pembebasan

A post shared by Viral Terbaru (@viral_updates) on

 

Untuk itu, dia meminta kepada Presiden Jokowi untuk berbuat adil atau tanah seluas 5 hektar yang dieksekusi untuk dijadikan Tol Pekanbaru-Dumai. Dia hanya menuntut hak, karena selama ini kebun sawit yang dimiliki bisa mencukupi kebutuhan keluarga.

"Saya menagih janji Pak Jokowi (pergantian lahan), tidak ada ganti rugi tapi ganti untung. Itulah harapan saya. Saya berharap berita ini sampai ke Pak Jokowi. Selama ini saya hanya diganti palsu sama mereka (pemerintah daerah Siak). Rp18 ribu dihargai tanah saya, sertifikat tanah saya (surat tanah bersertifikat). Tolong saya Pak Jokowi, tolong," pintanya tersedu sedu.

Dia mengatakan bahwa selama ini sudah berjuang sekuat tenaga untuk mendapat keadilan. Para pihak yang mengekeskusi lahannya dinilai sewenang-wenang menentukan harga.

"Mayarakat tidak pernah diajak mufakat untuk harga. Mereka langsung menentukan harga, tanah mu sekian, kalau harga tanah ibu sekian. Kalau tak suka tuntut di pengadilan. Saya sudah pengadilan semampu saya, tapi hasilnya nol," keluhnya terus meratap.

Postingan dari salah satu instagram @ota_lapau banyak mendapat komentar dari netizen dan ditonton ribuan.

Baca Juga: Kepala Desa di Bone Ngaku Temukan Harta Karun Soekarno, Warga Heboh 

Seperti diketahui, Tol Riau, Pekanbaru-Dumai memiliki 6 seksi dengan panjang 131 kilomter. Pada Seksi I Pekanbaru-Minas, Siak dengan panjang jalan mencapai 9,2 kilometer. Kemudian seksi 2 Minas-Petapahan sepanjang 23,6 KM, lalu seksi 3 yakni Petapahan-Kandis Utara sejauh 17,45 km.

Sementara seksi 4, yakni Kandis Utara-Duri Selatan mencapai 28,95 kilometer dan seksi 5 yakni Duri Selatan-Duri Utara mencapai 27,23 kilometer dan seksi 6 yakni Duri Utara-Dumai sepanjang 25,05 kilometer. Lahan milik Eseleng Lewat dan warga lainnya diketahui dieksekusi pada 28 November 2019. Tol Pekanbaru Dumai direncakan selesai tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini