Mantan Kapolda Bangka Belitung itu menambahkan, pihaknya sudah memetakan titik konsentrasi yang biasanya terjadi kemacetan. Misalnya penumpukan kendaraan ada di rest area, persinggungan di titik-titik bottle neck dan lainnya.
"Misalnya akan diperlakukan elevelated 15 Desember dari jalur km 10 sampai km 48, itu terjadi penumpukan sedikit saja di situ," katanya.
Dia yakin dengan ada elevelated itu akan terjadi kelancaran lalu lintas karena tidak bersinggungan pintu keluar di jalur tol Cikampek. Selain tol, kata dia, titik kemacetan di jalur nontol juga sudah diprediksi. Antara lain, dia menyebut kemacetan pasti terjadi di jalur Nagreg dan beberapa lokasi parawisata.
"Itu pasti akan terjadi pemadatan. Ya pasti terjadi karena semua mengarah pada satu titik. Bulan kemacetan sebenarnya tetapi antrean kepadatan yang terjadi di sana. Wajar saja," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.