nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Topan Kammuri Tewaskan Tiga Orang di Filipina, Paksa Ratusan Penerbangan Ditunda

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 22:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 03 18 2137632 topan-kammuri-tewaskan-tiga-orang-di-filipina-paksa-ratusan-penerbangan-ditunda-pFWgVgQY2O.jpg Foto: Reuters.

MANILA - Topan Kammuri yang melanda Filipina pada Selasa, telah menewaskan sedikitnya tiga orang, mengganggu perjalanan udara dan memaksa kantor-kantor pemerintah dan sekolah-sekolah di negara itu ditutup.

Pihak berwenang mengevakuasi sekira 225.000 orang sebelum kedatangan semalam topan, yang dikenal secara lokal sebagai Topan Tisoy. Para pejabat mengatakan tindakan pencegahan itu telah jatuhnya korban jiwa yang lebih besar, sementara peringatan banjir, gelombang badai dan tanah longsor telah dikeluarkan menjelang kedatangan topan ke-20 yang melanda negara itu tahun ini.

BACA JUGA: Topan Kammuri Hantam Filipina Memaksa Ribuan Orang Dievakuasi

“Kami telah melihat peningkatan besar dalam manajemen persiapan bencana oleh pemerintah daerah,” kata Juru Bicara Badan Bencana Mark Timbal kepada saluran berita ANC sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (3/12/2019).

Angin berhembus hingga 200 kilometer per jam merusak rumah-rumah dan bangunan-bangunan dan merobohkan pohon-pohon dan papan nama saat angin melintasi pulau-pulau tengah di selatan ibu kota, bergerak melintasi kepulauan itu menuju Laut China Selatan.

Menurut keterangan seorang pejabat pertahanan sipil, seorang pria tewas setelah tersengat listrik ketika mencoba memperbaiki atap rumahnya di Provinsi Camarines Sur. Dua orang yang mengabaikan perintah evakuasi tewas di Oriental Mindoro, satu orang tertimpa pohon tumbang dan yang lain oleh selembar bahan atap logam.

"Itu bisa lebih jika kita tidak melakukan evakuasi pre-emptive," kata Gubernur Provinsi Oriental Mindoro, Humerlito Dolor kepada radio DZMM.

Sekira 499 penerbangan ditunda dan 100.000 orang terkena dampak penutupan bandara utama Manila selama 12 jam pada Selasa. Penerbangan berlanjut di daerah-daerah yang tidak terpengaruh topan di negara itu.

Pihak berwenang memperingatkan gelombang badai hingga tiga meter dan kemungkinan banjir dan tanah longsor setelah angin kencang dan hujan. Perjalanan laut komersial dihentikan. Kantor-kantor pemerintah dan sekolah-sekolah di Manila ditutup dan perusahaan utilitas memperingatkan akan terjadinya pemadaman listrik.

BACA JUGA: Badai Kammuri Tiba di Filipina, SEA Games 2019 Terancam

Dampak terburuk dialami bandara di Kota Legazpi, yang mengalami kerusakan struktural, dengan televisi memperlihatkan kabel, pencahayaan, dan panel yang menggantung dari langit-langit di atas area keberangkatan.

Filipina menjadi tuan rumah Asian Games Tenggara hingga 11 Desember dan panitia telah menunda beberapa acara hingga waktu selanjutnya di dalam kompetisi tersebut, di antaranya selancar, kayak, selancar angin, polo, berlayar, skateboard, dan kano.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini