Syahduddi menjelaskan, ketujuh pelaku membobol minimarket dengan cara memanjat tembok minimarket, kemudian menggunting atap yang terbuat dari seng supaya bisa masuk. Sebelum membobol atap, para pelaku sebelumnya memutus kabel kamera CCTV terlebih dahulu, agar aksinya tidak terekam.

Masih disampaikan Syahduddi, dari ketujuh pelaku tersebut, tiga diantaranya yakni RH, BH, dan PS adalah mantan teknisi kamera CCTV. RH sendiri merupakan otak dari aksi pembobolan itu. Syahduddi mengungkapkan, total kerugian yang dialami oleh pihak minimarket di 14 tempat itu berkisar Rp420 juta.
"Total kerugian sekitar Rp400 juta. Kalau kita ambil rata-rata, kalau satu minimarket dibobol dengan kerugian Rp30 juta, kalau ada 14 minimarket hampir Rp420 juta," tuturnya.
Baca Juga: Demi Berfoya-foya dengan Pacar, Pemuda Ini Bobol Ruko & Gasak Uang Rp100 Juta