nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kelompok Bersenjata Bunuh 6 Orang di Afghanistan Termasuk Dokter Asal Jepang

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 19:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 04 18 2138037 kelompok-bersenjata-bunuh-6-orang-di-afghanistan-termasuk-dokter-asal-jepang-AxEBeNvlbD.jpg Mobil yang membawa Dokter Tetsu Nakamura rusak terkena peluru penyerang. (Foto/Reuters)

KABUL - Sejumlah pria bersenjata membunuh enam orang, termasuk dokter asal Jepang, Rabu (4/12/2019) di Jalalabad, Afghanistan.

Penyergapan itu terjadi seminggu setelah serangan granat menargetkan kendaraan PBB di Kabul. Serangan menambah kekhawatiran bagi mereka yang melakukan pekerjaan kemanusiaan di negara dengan perang paling lama di dunia.

Dokter Tetsu Nakamura, merupakan kepala Layanan Medis Perdamaian Jepang, terlibat dalam pembangunan kembali irigasi dan pertanian Afghanistan dan baru-baru ini diberikan warga Afghanistan kehormatan setelah beberapa dekade bekerja untuk kemanusiaan di bagian timur negara itu.

"Saya terkejut bahwa dia tewas dengan cara ini," ujar Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat konferensi pers di Tokyo, mengutip Reuters.

"Dia mempertaruhkan nyawanya di lingkungan berbahaya untuk melakukan berbagai pekerjaan, dan rakyat Afghanistan sangat berterima kasih kepadanya," tambah Abe.

Foto/Reuters

Orang-orang bersenjata itu melarikan diri dari tempat kejadian dan polisi telah melancarkan operasi pencarian untuk menangkap mereka.

Baca juga: Bom Mobil Meledak di Kabul Menewaskan 7 Orang Termasuk Anak-Anak

Baca juga: PBB: 1.174 Warga Sipil Jadi Korban Tewas di Afghanistan

Sohrab Qaderi, seorang anggota dewan pemerintahan di provinsi Nangarhar mengatakan kepada Reuters, seraya menambahkan ia yakin Nakamura telah menjadi sasaran karena pekerjaannya.

"Dr Nakamura telah melakukan pekerjaan besar dalam rekonstruksi Afghanistan, terutama di bidang irigasi dan pertanian, ”katanya.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban Afghanistan, mengatakan kelompok militan itu tidak terlibat dalam serangan.

"Pemerintah Afghanistan sangat mengutuk serangan keji dan pengecut terhadap sahabat terbesar Afghanistan, Dr Nakamura," kata Sediq Sediqqi, juru bicara presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

"(Dia) telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk mengubah kehidupan rakyat Afghanistan."

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini