Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prancis Terancam Kacau Imbas Jutaan Pekerja Protes Reformasi Sistem Pensiun

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Kamis, 05 Desember 2019 |14:03 WIB
Prancis Terancam Kacau Imbas Jutaan Pekerja Protes Reformasi Sistem Pensiun
Bendera Prancis. (Foto/Reuters)
A
A
A

Pengontrol lalu lintas udara juga turun ke jalan untuki mogok. Tiga puluh persen penerbangan domestik Air France akan dibatalkan, sedangkan EasyJet telah membatalkan lebih dari 200 penerbangan.

Perawat dan staf rumah sakit, pengacara dan petugas polisi, pengumpul sampah, staf energi dan pekerja pos antara lain berpartisipasi dalam aksi pemogokan.

Menteri kesehatan mengatakan belum jelas seberapa parah rumah sakit akan terpengaruh, tetapi persiapan telah dilakukan untuk menghadapi pemogokan.

Orang tua dengan anak-anak usia sekolah dasar juga akan terpengaruh.

Serikat guru sekolah dasar terbesar di Prancis mengatakan pihaknya memperkirakan sebanyak empat dari 10 sekolah akan ditutup di seluruh negeri. Sekitar 70% dari guru sekolah dasar diharapkan terlibat dalam aksi mogok.

Serikat pekerja yang mewakili sekolah menengah atau tinggi mengharapkan 60% guru mogok, tetapi sekolah-sekolah akan tetap buka.

Petani, yang mendapatkan dana pensiunnya termasuk yang terendah di negara itu, mengatakan mereka tidak akan bergabung dengan aksi pemogokan.

Prancis saat ini memiliki sistem puluhan skema berbeda dan Macron ingin membuat sistem terpadu.

Rencana baru Presiden Prancis bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada karyawan yang setiap hari bekerja, mendapatkan poin, yang nantinya akan ditransfer ke saat masa pensiun.

Usia pensiun resmi telah dinaikkan dalam dekade terakhir dari 60 menjadi 62, tetapi tetap salah satu yang terendah di antara kelompok negara-negara kaya OECD (DeskripsiOrganisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi). Di Inggris, misalnya, usia pensiun adalah 65.

Perpindahan ke sistem pensiun berbasis poin universal akan menghapus pensiun yang paling menguntungkan untuk sejumlah pekerjaan mulai dari pelaut hingga pengacara dan bahkan pekerja opera.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement