nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Desa di Rusia Dikuasai Beruang Kutub, Warga Disarankan Cari Permukiman Baru

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 07 Desember 2019 07:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 06 18 2138821 desa-di-rusia-dikuasai-beruang-kutub-warga-disarankan-cari-permukiman-baru-e6XcnPSSTJ.jpg Lima tahun lalu hanya sekira lima beruang yang mendekati desa Ryrkaypiy, Rusia. (Foto/WWF)

RYRKAYPIY - Lebih dari 50 beruang kutub turun ke sebuah desa di ujung utara Rusia. Akibatnya, semua kegiatan warga di Ryrkaypiy, di wilayah Chukotka, dibatalkan, dan sekolah-sekolah dijaga untuk melindungi penduduk dari beruang.

Konservasionis mengatakan perubahan iklim membuat es di garis pantai mencair hingga memaksa beruang mencari makanan di desa daripada di laut.

Para ahli lain mengatakan beruang kutub sudah sangat sering mengunjungi Ryrkaypiy, dan warga harus dievakuasi secara permanen.

Foto/WWF

Tatyana Minenko, kepala program patroli beruang di Ryrkaypiy, mengatakan bahwa mereka telah menghitung ada 56 beruang kutub di desa tersebut.

"[Ada beruang] dewasa dan muda, ada betina dengan anak-anak dari berbagai usia", katanya, menambahkan bahwa hampir semua beruang tampak kurus.

Baca juga: Kelaparan, Beruang Kutub Masuk ke Kota di Rusia untuk Cari Makanan

Baca juga: Pria di Rusia Selamat dengan Menggigit Lidah Beruang yang Menyerangnya

Beruang kutub biasanya hidup di Cape Schmidt, hanya 2,2 km dari Ryrkaypiy.

Foto/WWF

Konservasionis WWF (organisasi konservasi dunia), Mikhail Stishov, mengatakan daerah itu mengalami cuaca yang luar biasa hangat.

"Jika esnya cukup kuat, beruang, atau setidaknya beberapa dari mereka, akan pergi ke laut, di mana mereka bisa berburu anjing laut atau anjing laut," katanya.

Sambil menunggu es membeku, mereka mengunjungi ke desa untuk mencari makan, kata Stishov.

Pekan lalu, seorang spesialis beruang kutub dari Institute of Biological Problems of North mengatakan, beruang kutub sekarang sering mengunjungi Ryrkaypiy sehingga penduduk desa harus dievakuasi untuk mencari permukiman baru bagi 700 penduduk.

Anatoly Kochnev mengatakan kepada kantor berita Tass bahwa kunjungan beruang kutub semakin sering. Lima tahun yang lalu, hanya sekitar lima beruang yang mendekati wilayah desa.

"Saya sebagai ilmuwan percaya [warga desa Ryrkaypiy] tidak boleh tinggal di sana," katanya. "Kami mencoba mengendalikan situasi, tetapi tidak ada yang mau berpikir apa yang mungkin terjadi di sana dalam tiga hingga lima tahun," tuturnya.

Pejabat perlindungan hewan di wilayah itu, Yegor Vereshchagin mengatakan kepada Tass bahwa jika penduduk ingin pergi, "mereka bisa menyelenggarakan referendum".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini