9 Penambang Emas di Pandeglang Terjebak Dalam Gua Akibat Banjir Bandang

Minggu 08 Desember 2019 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 08 340 2139302 9-penambang-emas-di-pandeglang-terjebak-dalam-gua-akibat-banjir-bandang-YJXasbFqUF.jpg Ilustrasi banjir bandang dan tanah longsor. (Foto: Dok Okezone)

LEBAK – Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat kemarin menimbulkan banjir bandang serta tanah longsor di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Bahkan, sejumlah penambang emas yang dikabarkan berjumlah sembilan orang terjebak di dalam gua atau jalur penambangan sedalam 500 meter.

Hingga Sabtu 7 Desember malam, para penambang emas ilegal atau gurandil itu masih berada di dalam lubang. Mereka terjebak di sana saat menggali emas di bekas pertambangan di bawah kaki Gunung Citorek. Dari 12 orang yang terjebak pada Jumat kemarin, tiga pekerja berhasil menyelamatkan diri dari longsoran tanah.

Baca juga: Dua Pekerja Tambang Tewas Tertimbun Bersama Truk dan Eskavator 

Anggota TNI dari Kodim 0603 Lebak telah menerjunkan 80 personel untuk mencari korban. Selain itu, petugas Basarnas, Tagana, Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta aparat kepolisian juga dikerahkan untuk membantu evakuasi para korban.

Komandan Kodim Lebak Letkol Kav Yudha Setiawan mengatakan, petugas juga sudah mengerahkan alat berat untuk membuat jalur evakuasi. Namun, hujan yang terus mengguyur wilayah ini membuat air kembali menggenangi lubang-lubang lokasi penambang liar. Alat berat pun tidak bisa bekerja maksimal.

Baca juga: Tambang yang Izinnya Dikeluarkan Bupati Paling Banyak Langgar Rehabilitasi 

Hujan deras yang turun turut membuat longsor dari atas gunung. Akibatnya, tim gabungan yang terkendala cuaca belum bisa mengevakuasi para korban.

"Kami berupaya membuat saluran sehingga air itu bisa keluar dari lubang dan bisa dimasuki tim evakuasi. Namun karena tadi hujan, air masuk kembali, sehingga proses evakuasi belum bisa dilakukan. Kedalamannya pun mencapai 500 meter," kata Yudha, Sabtu 7 Desember 2019 malam, seperti dikutip dari iNews.id.

Rencananya pencarian para korban dilanjutkan pada hari ini, Minggu 8 Desember. Tim SAR Gabungan akan menggunakan mesin penyedot air serta alat berat lainnya sehingga evakuasi diharapkan berhasil.

Baca juga: 1.800 Pekerja Tambang Afrika Selatan Terjebak di Bawah Tanah 

"Jadi sampai saat ini para penambang belum bisa kami selamatkan. Untuk besok akan terus kami lanjutkan pencarian korban sampai batas waktu kapan, kami lihat, tergantung perkembangan situasi," kata Yudha.

Sebelumnya pada Jumat kemarin, hujan deras mengguyur wilayah Citorek sepanjang hari. Akibatnya terjadi banjir bandang dan longsor di beberapa titik.

Baca juga: 4 Penambang Emas Ilegal di Bogor Tewas, Diduga Hirup Gas Beracun 

Longsor membuat 12 gurandil yang sedang menggali emas di bekas pertambangan terjebak di dalam gua atau jalur penambangan sedalam 500 meter. Sementara tiga pekerja berhasil menyelamatkan diri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini