nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Pekerja Tambang Tewas Tertimbun Bersama Truk dan Eskavator

Rus Akbar, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 22:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 14 340 2130050 2-pekerja-tambang-tewas-tertimbun-bersama-truk-dan-eskavator-bzRKc9F3vD.jpg Pencarian korban longsor (Foto: Okezone/Rus Akbar)

PADANG - Pertambangan tanah clay di Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat merenggut dua nyawa manusia pada pukul 13.30 WIB. Dua korban tersebut adalah Arif Rahman Hakim (22), operator alat berat eskavator dan Sukri (50) selaku sopir truk.

Koordinator Rescue Basarnas Padang, Ryan Agus Saputra mengatakan, peristiwa tertimbunnya kedua korban itu pada pukul 13.30 WIB saat melakukan penambangan tanah clay.

“Saat mereka menambang tiba-tiba terjadi longsor menimbun kedua korban. Satu korban dinyatakan meninggal yaitu sopir truk. Sedangkan operator eskavator ditemukan setelah lima jam pencarian dilakukan,” katanya, Kamis (14/11/2019).

Baca Juga: 4 Fakta di Balik Meledaknya Septic Tank yang Tewaskan Sopir Truk Tinja

Ilustrasi

Korban Sukri itu meninggal dunia setelah tubuhnya terhimpit oleh truk yang dibawanya. Sementara Arif Rahman Hakim meninggal karena tertimbun longsor.

“Tanah juga menimbun truk dan eskavator saat itu korban berada dalam truk dan alat berat,” katanya.

Tim Basarnas sampai kecamatan dan kepolisian serta masyarakat melakukan pencarian korban dengan menggunakan alat berat. Bahkan, saat pencarian dilakukan ratusan warga melihat kejadian itu membuat polisi memasang garis batas.

Jasad Arif Rahman Hakim ditemukan pada pukul 18.30 WIB, lambatnya ditemukan jasad kedua ini karena tekstur tanah yang menimbun jenazah korban sedikit menyulitkan petugas. “Kita mencari korban dibantu memakai empat unit alat berat,” ujar Ryan.

Baca Juga: Detik-Detik Tewasnya Sopir Truk Tinja di Septic Tank yang Meledak

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini