PROBOLINGGO- PT Pembangkitan Jawa-Bali (PT PJB) melakukan langkah cepat tanggap dalam menangani busa di Pantai Bohay, Probolinggo, yang muncul, Jumat 6 Desember 2019.
Kepala Bidang Stakeholder Management PLN Doddy Nafiudin menjelaskan dalam tempo dua jam, busa yang tersebar di sebagian kecil Pantai Bohay dapat dibersihkan dan tidak menimbulkan residu yang berkelanjutan. PLTU Paiton 9, pasca kejadian, mulai Jumat 6 Desember 2019 hingga Minggu 8 Desember 2019 melakukan pemantauan dan pengambilan contoh uji air laut di Pantai Bohay dan sekitarnya.
Baca Juga: Pantai Bohay di Probolinggo Dipenuhi Buih Putih, Diduga Tercemar PLTU Paiton
"Kemudian pada Senin 9 Desember 2019, PLTU Paiton 9 bersama tim teknis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo melakukan pemantauan kualitas air laut dengan pengambilan contoh uji air laut di Pantai Bohay dan sekitarnya," kata Doddy dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (10/12/2019).
Dari hasil pengujian, kata dia, didapatkan bahwa contoh uji air laut masih memenuhi baku mutu yang tertuang dalam izin yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Buih di Pantai Bohay, Probolinggo Sebelum dan Sudah Dibersihkan (foto: PT PJB)
Dia menuturkan, awalnya, mesin penghasil klorin yang berfungsi agar biota laut tidak menempel di peralatan pipa pendingin mesin pembangkit dalam kondisi proses perbaikan, sehingga pada Jumat 6 Desember 2019 dilakukan injeksi pengganti klorin, yaitu Biocyde.