JAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan mengawal kasus tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas dalam aksi demonstrasi di Kendari, Sulawesi Tenggara, yakni Randi dan Yusuf Kardawi.
"Kasus ini sejak awal sudah kita ikuti secara detil, pantauan demo pantauan upaya kepolisian mengingatkan kasus ini jauh dari memuaskan, jadi kami sepakat untuk advokasi mengambil peran ini mengangkat ke level pusat nasional," kata Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM, Busyro Muqoddas di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Selasa (10/12/2019).
Baca juga: Keluarga 2 Mahasiswa Kendari yang Tewas saat Demo Datangi DPR
Busyro menilai dari kejadian tersebut, pihak kepolisian dianggap bertindak semena-mena dalam menangani aksi unjuk rasa yang pecah pada September lalu.