JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan menyerahkan pada masyarakat soal wacana hukuman mati dijatuhkan pada para koruptor.
"Pada prinsipnya hukuman mati koruptor, PDIP menyerahkan sepenuhnya kepada kehendak rakyat. Kalau rakyat pada hari ini bersepakat penuh, bersepakat bulat itu harus dihadirkan, tentunya akan PDIP jadikan bagian dari pertimbangan yang cukup signifikan," kata Arteria yang juga Anggota Komisi III DPR RI, usai diskusi bertajuk 'Prospek Pemberantasan Korupsi Pasca Revisi UU KPK' di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019).

Namun, Arteria berharap ada alternatif lain hukuman bagi koruptor, sebab dirinya menyakini bahwa hukuman adalah instrumen penyadaraan bukan pemberangusan. Sehingga nantinya hukuaman dapat menyelesaikan masalah bukan menghadirkan masalah baru.
"Kami punya kewajiban moral untuk memastikan sekalipun hukuman mati, nantinya dihadirkan itu benar-benar bisa membantu menyelesaikan masalah, bukan menjadikan masalah baru," tuturnya.
Kalaupun hukuman mati diputuskan untuk para pelaku koruptor, Arteria juga meminta untuk menyempurkan kriminal juctice system yang transparan dan akuntebel.
"Karena kita harus menyempurnakan dahulu bagaimana kriminal juctice sistem yang transparan akuntebel sehingga apa orang yang dipersalahkan nantinya bisa mau menerima meski dia dihukum mati," tutupnya.