nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur di AS Kembalikan Hak Pilih kepada 14 Ribu Mantan Narapidana

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 13 Desember 2019 17:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 13 18 2141571 gubernur-di-as-kembalikan-hak-pilih-kepada-14-ribu-mantan-narapidana-9F1CkS6eHz.jpg Gubernur Kentucky AS Andy Beshear. (Foto/Reuters)

KENTUCKY - Gubernur Kentucky Andy Beshear mengembalikan hak pilih kepada 140.000 narapaidana atas kasus kejahatan tanpa kekerasan, sebuah langkah yang dipuji oleh kelompok-kelompok hak asasi.

Perintah eksekutif berlkau bagi mereka yang telah menyelesaikan hukuman.

Negara bagian AS melarang narapidana untuk memilih seumur hidup, kecuali jika seorang gubernur mengintervensi.

Sekitar 10% dari populasi usia pemilih Kentucky--sekitar 312.000 orang—saat ini tidak diizinkan untuk memilih.

Baca juga: Dokumen Rahasia Ungkap Rakyat AS Terus Dibohongi Tentang Konflik di Afghanistan

Baca juga: AS Berlakukan Larangan Terbang Bagi Pilot Saudi Pascapenembakan di Pangkalan Militer

Angka itu naik menjadi lebih dari seperempat untuk penduduk kulit hitam. Mantan penjahat hanya dapat memenangkan kembali hak mereka untuk memilih melalui penangguhan hukuman dari pemerintah negara bagian.

Apa yang dikatakan Gubernur Beshear?

Sebelum menandatangani perintah eksekutif pada Kamis 12 Desember 2019, Beshear mengkritik tingkat pencabutan hak tinggi negara bagi para terpidana.

"Saya percaya itu adalah ketidakadilan bahwa mereka tidak diberikan hak untuk memberikan suara pada hari pemilihan terlepas dari keadaan pelanggaran mereka," kata Beshear yang berasal dari Partai Demokrat melansir BBC, Jumat (13/12/2019).

"Ketika orang memilih, mereka menunjukkan bahwa mereka berinvestasi dalam demokrasi kita, dalam masyarakat kita dan dalam komunitas mereka."

Dalam mengeluarkan perintah eksekutif, gubernur mengikuti jejak ayahnya Steve Beshear, seorang mantan gubernur negara bagian yang menandatangani perintah serupa pada 2015.

Namun Gubernur dari Partai Republik, Matt Bevin membatalkan perintah itu setelah menjabat pada tahun yang sama, tetapi Bevin digulingkan oleh Beshear dengan selisih yang suara yang ketat dalam pemilihan gubernur November.

Blair Bowie, seorang pengacara AS di Pusat Hukum Kampanye, mengatakan perintah gubernur akan menjadi "kemenangan besar bagi gerakan pemulihan hak".

"Tetapi perintah itu harus dibuat dengan baik untuk memenuhi tujuannya," katanya dalam sebuah pernyataan.

Hanya dua negara bagian lain, Iowa dan Virginia, yang secara permanen menghapus hak suara dari mereka yang dihukum pidana. Beberapa negara bagian, termasuk Florida, Nevada, Colorado dan Louisiana, baru-baru ini mengesahkan undang-undang yang memungkinkan terpidana untuk memilih.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini