"Aksi-aksi ancaman teror, sweeping swasta oleh oknum tertentu, intoleransi antarumat beragama, hingga pembakaran rumah ibadah harus diantisipasi sedini mungkin," terangnya.
Ia berharap dengan adanya rapat koordinasi tersebut masing-masing pihak terkait bisa memberikan atensi dalam untuk memaksimalkan pengamanan Natal dan Tahun Baru itu.
"Mari kita pastikan bahwa penyelanggaraan ibadah keagaamaan penuh toleransi aman dan damai di seluruh tanah air agar tercipta sebagai cerminan kerukunan hidup beragama masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Rapat ini sendiri dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo.
(Salman Mardira)