nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengadilan Sudan Mendakwa Mantan Presiden Omar Al Bashir Atas Tuduhan Korupsi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 19:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 14 18 2141970 pengadilan-sudan-mendakwa-mantan-presiden-omar-al-bashir-atas-tuduhan-korupsi-WU1tsWcUxr.jpg Mantan Presiden Sudan, Omar al-Bashir. (Foto: AFP)

KHARTOUM - Pengadilan Sudan pada Sabtu mendakwa mantan Presiden Omar al-Bashir atas tuduhan korupsi dan kepemilikan ilegal mata uang asing. Bashir dijatuhi hukuman dua tahun penahanan di fasilitas reformasi.

Bashir, 75 tahun digulingkan pada April setelah serangkaian protes jalanan yang berujung pada kudeta tak berdarah. Dia telah berkuasa di Sudan selama lebih dari tiga dekade.

BACA JUGA: Militer Sudan Dilaporkan Telah Kudeta Presiden Omar Al Bashir

Hakim ketua mengatakan Bashir tidak akan dikirim ke penjara melainkan fasilitas reformasi karena mempertimbangkan usianya. Hakim juga memerintahkan penyitaan jutaan euro dan pound Sudan yang ditemukan di kediaman Bashir ketika dia digulingkan, demikian diwartakan Al Arabiya, Sabtu (14/12/2019).

Bashir juga dicari oleh Mahkamah Pidana Internasional, yang mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya pada 2009 dan 2010 atas tuduhan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida di wilayah Darfur, Sudan.

Mengenakan jubah putih tradisional dan serban, Bashir menyaksikan dengan diam dari dalam kurungan terdakwa sementara hakim membacakan putusan pada Sabtu.

BACA JUGA: Dua Bulan Setelah Dikudeta, Eks Diktator Sudan Dituntut dengan Tuduhan Korupsi

Beberapa kasus peradilan lainnya telah diluncurkan di Sudan terhadap sang mantan presiden.

Pada Mei Bashir didakwa dengan hasutan dan keterlibatan dalam pembunuhan demonstran, dan pekan ini dipanggil untuk ditanyai mengenai perannya dalam kudeta militer 1989 yang membawanya ke kekuasaan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini