"Kalaupun ada tidak pernah berdampak, karena biasanya mereka beroperasi didampingi oleh seseorang yang normal sebagai penunjuk jalan," ungkapnya.
Dan ketika melakukan razia terhadap para pengamen tersebut, Abi mengaku tidak memiliki kesulitan. Para pengamen diakui cukup kooperatif dan mau mengikuti pembinaan yang diberikan oleh dinas terkait, terutama tentang bahaya mengamen di jalan-jalan yang dipenuhi lalu lalang kendaraan.
Ia berharap pembinaan yang telah diterima para penyandang tunanetra tersebut, dapat dijalankan sebaik-baiknya dalam kehidupan sehari-hari.
"Dengan dilakukannya pembinaan, mereka jarang turun lagi di lokasi tersebut. Mungkin mereka pindah operasi ke lain tempat," tutupnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.