nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NYT: AS Diam-Diam Usir Diplomat China yang Terobos Pangkalan Militernya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 16 Desember 2019 14:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 16 18 2142452 nyt-as-diam-diam-usir-diplomat-china-yang-terobos-pangkalan-militernya-yWgWjUzC72.jpg Foto: Reuters.

WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) diam-diam mengambil langkah untuk mengusir dua pejabat dari kedutaan besar China pada awal tahun ini, setelah mereka mengemudi ke sebuah pangkalan militer. Hal itu dilaporkan New York Times (NYT) mengutip sumber-sumber anonim yang akrab dengan masalah tersebut.

Surat kabar itu pada Minggu bahwa salah satu dari dua pejabat China itu diyakini sebagai perwira intelijen yang beroperasi di bawah perlindungan diplomatik.

BACA JUGA: China Marah dan Mengecam Kebijakan Perdagangan Trump

Times melaporkan bahwa kedua pejabat China itu melanggar keamanan di sebuah pangkalan militer di Virginia pada musim gugur ini, dan hanya berhenti mengemudi setelah truk pemadam kebakaran digunakan untuk memblokir jalan mereka.

Seorang pejabat penegak hukum yang mengetahui kejadian itu mengonfirmasi kepada Reuters bahwa keterangan yang dilaporkan New York Times akurat.

Seorang juru bicara FBI menolak berkomentar, sementara Departemen Luar Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang insiden tersebut. Kementerian Luar Negeri China dan Kedutaan Besar Tiongkok di Washington tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Meskipun alasan pasti mengapa para pejabat China itu pergi ke pangkalan di Norfolk, Virginia tidak diketahui, para pejabat Amerika percaya aksi itu mungkin ditujukan untuk menguji keamanan, demikian disampaikan salah satu sumber mengatakan kepada surat kabar itu.

Ketika mereka akhirnya berhenti mengemudi, para pejabat China memberi tahu para penjaga militer bahwa mereka tersesat.

BACA JUGA: Media China: Beijing Perlu Tambah Senjata Nuklirnya untuk Hadapi Agresi AS

Beberapa pekan kemudian, pada 16 Oktober, Departemen Luar Negeri mengeluarkan peraturan baru tentang diplomat China yang mengharuskan mereka untuk memberitahu departemen sebelum mereka mengadakan pertemuan dengan pejabat lokal atau negara, atau dengan lembaga pendidikan dan penelitian.

Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan upaya untuk memerangi kekhawatiran tentang dugaan mata-mata oleh Tiongkok.

Para penyelidik telah meminta universitas-universitas AS untuk mengawasi lebih dekat para pelajar dan pelajar China yang berkunjung, dan tahun lalu Presiden AS Donald Trump menandatangani undang-undang yang melarang pemerintah AS membeli peralatan telekomunikasi dan pengawasan dari perusahaan China Huawei Technologies Co Ltd dan ZTE Corp.

Pemerintah AS juga menjatuhkan tarif pada berbagai barang China, dan Departemen Kehakiman telah secara agresif mengejar penuntutan orang-orang yang diduga sebagai mata-mata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini