Siswa SMK Tewas Ditikam Teman Sendiri Usai Terlibat Perkelahian

Rabu 18 Desember 2019 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 340 2143295 siswa-smk-tewas-ditikam-teman-sendiri-usai-terlibat-perkelahian-sixh0i1t6o.jpg Ilustrasi penikaman. (Foto: Shutterstock)

POLEWALI MANDAR – Seorang siswa kelas X sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial U (15) tewas setelah ditikam temannya di Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Selasa 18 Desember 2019 malam. Sementara pelaku R (16) langsung melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi.

Jenazah korban yang tiba di rumah duka langsung disambut tangis histeris anggota keluarga. Bahkan, ada yang jatuh pingsan saat melihat jenazah korban diturunkan dari mobil ambulans. Ratusan warga setempat juga ikut menyambut kedatangan jenazah.

Baca juga: Satu Keluarga Tikam Penjaga Pos Ronda hingga Tergeletak Bersimbah Darah 

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga, penikaman berawal ketika korban dan pelaku duduk-duduk (nongkrong) di warung di perempatan ujung kampung. Tanpa alasan yang jelas, keduanya berkelahi. Pelaku yang diduga telah membawa senjata tajam, tiba-tiba menikam perut korban tiga kali hingga jatuh tersungkur.

"Mereka sempat duel, tapi penyebab perkelahiannya tidak tahu. Setelah itu temannya menikam korban sampai akhirnya meninggal," kata salah seorang warga setempat, mengutip dari iNews.id, Rabu (18/12/2019).

Baca juga: Lerai Pertengkaran Ibu dan Anak, Ahmad Tewas Ditikam Keponakan Sendiri 

Melihat korban tidak berdaya, pelaku melarikan diri. Sementara warga setempat yang melihat kejadian itu sempat membawa korban ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan lagi karena luka parah.

Aparat kepolisian setempat yang mendapat laporan tiba di lokasi kejadian dan langsung memburu pelaku. Ratusan warga berkumpul di sekitar lokasi, termasuk keluarga korban yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian penikaman. Hingga Rabu dini hari tadi, polisi terus mencari keberadaan pelaku.

Polisi juga masih meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab dan kronologi penikaman yang menewaskan korban. Termasuk dari teman-teman korban yang diduga melihat kejadian.

Guna mengantisipasi aksi balas dendam dari pihak korban, anggota polres dan polsek setempat juga berjaga-jaga di sekitar rumah pelaku. Lokasinya hanya berjarak 2 kilometer dari rumah korban.

Baca juga: Tusuk Warga Singapura, Pengusaha Batam Dihukum 3 Bulan Penjara 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini