nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap Penyobek Alquran yang Videonya Viral di Tasikmalaya

CDB Yudistira, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 16:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 19 525 2143893 polisi-tangkap-penyobek-alquran-yang-videonya-viral-di-tasikmalaya-3TFN7RiTia.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BANDUNG - Sebuah video beredar dan menjadi viral di media sosial, setelah dalam video tersebut memuat gambar ada seseorang tengah mengambil dan membawa sobekan-sobekan Alquran di jalanan, berdurasi 30 detik.

Pada keterangan video yang didapat, sobekan Alquran itu tercecer di Jalan Plamboyan tepatnya di depan warung bakso Wong Cilik, yang diduga berada di Tasikmalaya.

"Ini di depan bakso Wong Cilik, Alquran disobek-sobek pinggir jalan tuh," ucap seorang pria dalam video.

 Baca juga: Edit Soal Ujian yang Diduga Lecehkan Nabi Muhammad, Guru Menangis Minta Maaf

Menurut Kapolda Jabar Irjen Rudi Sufahriadi, kejadian tersebut terjadi pada Kamis 19 Desember 2019, pada pukul 03.30 WIB, di Jalan Galunggung, Tasikmalaya.

"Pelaku (perobekan Alquran) sudah ditangkap, berinisial E seorang pria yang berumur 33 tahun," kata Rudi di Mapolrestabes Bandung.

 Baca juga: Soal Ujian Siswa Diduga Lecehkan Nabi Muhammad, Ini Tanggapan MUI

Rudi menyebut barang bukti yang diamankan yakni beberapa sisa sobekan Alquran serta tiga kantong plastik berisikan Alquran. Dari penyelidikan sementara pelaku yang diamankan diketahui mengambil Alquran di sebuah masjid, yang kemudian dibawa ke tempat tinggal pelaku.

Kemudian ia mengambil bagian tengah Alquran engan maksud akan dipindahkan tulisannya dari Alquran kedalam kertas.

"Pengakuannya ini karena pelaku merasa cape nulis kemudian lembaran yang telah diambil tersebut dilipat-lipat lalu disobek dan sebagian tersebut di buang dengan cara melemparkan ke atas sekitarnya," ucapnya.

Disinggung soal kejiwaan pelaku, Rudi mengaku akan melakukan pemeriksaan oleh jajarannya.

Terkait dengan kejadian ini, ia meminta masyarakat untuk tidak bereaksi apapun. Ia menegaskan, Polda Jabar akan terus menjaga kondusifitas di wilayah Jabar

"Inikan pelaku sudah tertangkap kita akan dalami, engga usah bereaksi apa-apa. Memang ini kitab suci, harus kita sama-sama jaga," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar meminta aparat bergerak cepat menyelidiki insiden tersebut. Menurutnya polisi harus menindak tegas pelaku penyobekan kitab suci umat muslim tersebut.

“Kalau pelakunya mengidap gangguan jiwa tidak harus divonis apa-apa. Karena gangguan jiwa tidak akan kena kewajiban agama. Kalau menang memang pelaku waras harus segera didalami motifnya. Kalau bermaksud penghinaan atau pelecehan Alquran ditindak tegas,” kata Rafani.

Ia mengingatkan, masyarakat untuk menyikapi insiden ini dengan kepala dingin. Jangan sampai menyimpulkan persoalan yang ada hanya berdasarkan informasi di media sosial.

"Tidak usah reaksi secara berlebihan apalagi belum ditemukan pelakunya. Kita harus menjaga kondusivitas,” ujar Rafani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini