Rekaman yang diambil di kabin menunjukkan wanita dikepung dan dikekang oleh penumpang lain sambil mengangkat Alquran. Wanita itu mengklaim membawa lima bom, menurut laporan media Turki.
Dia juga tampak memegang foto Fethullah Gulen, ulama Islam di balik gerakan kontroversial FETO.
FETO, yang merupakan singkatan dari Fethullahist Terrorist Organization, adalah nama yang digunakan oleh pemerintah Turki untuk menggambarkan gerakan Gulen.
Gulen membantah klaim itu, bersikeras dia menjalankan gerakan Islam damai yang dikenal sebagai Hizmet.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyalahkan gerakan itu atas upaya gagal menggulingkannya pada musim panas 2016.